TALIWANG — Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumbawa Barat menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mengelola data sektoral. Rapat penyebarluasan DSSD melalui aplikasi E-Walidata menjadi ruang koordinasi bagi setiap OPD untuk memahami alur pengisian hingga pembaruan data yang menjadi kewenangannya.
Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Kominfo KSB, Titin Yuliana, menyebut data sektoral tidak dapat dikelola secara terpisah oleh masing-masing OPD. Diperlukan koordinasi agar data yang dihimpun benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan daerah.
"Data yang berkualitas sangat penting sebagai dasar dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah," kata Titin.
Aplikasi E-Walidata dirancang sebagai sarana pengelolaan dan penyebarluasan data statistik sektoral secara terintegrasi. Lewat aplikasi ini, setiap OPD dapat mengisi, memperbarui, dan memanfaatkan data dalam satu sistem yang sama.
Peserta rapat tidak hanya menerima pemahaman teknis soal penggunaan aplikasi. Forum tersebut juga dipakai untuk menyelaraskan peran antarperangkat daerah dalam meningkatkan kualitas data yang dilaporkan.
Setiap OPD diminta lebih tertib melakukan pengisian dan pembaruan data sesuai kewenangan sektoralnya. Ketertiban ini menjadi kunci agar DSSD tetap relevan dengan kondisi terkini di lapangan.
Titin menegaskan konsistensi pembaruan data menentukan kualitas DSSD secara keseluruhan. Data yang tersedia melalui sistem terintegrasi memudahkan perangkat daerah memperoleh informasi yang dibutuhkan tanpa harus mencari ke banyak sumber terpisah.
"Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah perlu terus diperkuat agar data yang dikelola tetap akurat dan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan," ujarnya.
Dengan sistem yang terhubung, OPD tidak lagi bekerja dengan data yang saling bertentangan antarinstansi. Pembaruan yang rutin juga mengurangi risiko perencanaan pembangunan berbasis angka usang.
Penyebarluasan DSSD melalui E-Walidata diharapkan mendorong tata kelola data yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi. Data yang terjaga kualitasnya dapat menjadi salah satu dasar pengambilan kebijakan di Kabupaten Sumbawa Barat.
Perencanaan pembangunan berbasis data menuntut setiap OPD menyajikan angka yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan sekadar laporan rutin. Dinas Kominfo KSB akan terus mendorong pengisian dan pembaruan data secara berkala di seluruh perangkat daerah.