NUSA TENGGARA BARAT — Adopsi truk listrik di sektor pertambangan tidak cukup hanya soal unit barunya, karena kesiapan pengemudi dan infrastruktur pengisian daya justru jadi penentu apakah operasional bisa berjalan konsisten. PT Indotruck Utama dan Volvo menyoroti hal ini dalam diskusi di Mining Expo 2026, bersamaan dengan perkenalan Volvo FMX Edge untuk segmen pertambangan, konstruksi, dan logistik.
Peralihan ke kendaraan listrik di sektor komersial membawa persoalan yang berbeda dari mobil penumpang. Muatan berat, jam operasional panjang, dan lokasi kerja yang jauh dari jaringan listrik umum membuat kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas pengisian daya jadi faktor yang tidak bisa ditawar.
Mengapa Operator Jadi Kunci di Kendaraan Listrik Tambang
Pakar logistik Netty Sri Rejeki menilai teknologi kendaraan yang semakin canggih tetap bergantung pada operator yang mampu menjalankannya sesuai aturan. Pengemudi perlu memahami karakter kendaraan listrik yang berbeda dari unit bermesin konvensional, termasuk membaca informasi pada panel instrumen.
"Keberhasilan penggunaan kendaraan listrik sangat bergantung pada kesiapan operator. Pengemudi harus memahami cara kerja kendaraan dan memperhatikan informasi pada panel instrumen agar penggunaan unit tetap efisien dan aman," ujar Netty dalam siaran pers yang diterima detikOto.
Perbedaan paling terasa ada pada manajemen baterai. Pengemudi dituntut memperhatikan kondisi daya dan merencanakan perjalanan berdasarkan jarak tempuh serta lokasi pengisian daya yang tersedia. Sektor komersial sendiri sudah memakai teknologi telematik untuk memantau perilaku pengemudi, mulai dari manuver hingga kecepatan kendaraan.
Infrastruktur Charging Harus Dibangun Lebih Dulu
Netty menegaskan pembangunan fasilitas pengisian daya perlu dilakukan secara terstruktur agar kendaraan komersial listrik bisa dipakai konsisten untuk kebutuhan operasional. Tanpa itu, unit listrik berisiko hanya jadi pelengkap armada, bukan pengganti utama.
"Kalau ingin mendorong penggunaan kendaraan listrik, infrastruktur pengisian dayanya perlu disiapkan lebih dahulu. Kendaraan dan fasilitas pengisian sebaiknya dirancang sebagai satu kesatuan solusi agar pengguna mendapat kepastian saat menjalankan operasional," sambungnya.
Pendekatan satu kesatuan solusi ini penting karena operasional tambang tidak memberi ruang toleransi besar untuk waktu tunggu pengisian. Setiap jam unit berhenti berarti produktivitas hilang.
Aspek Asuransi Baterai yang Sering Terlewat
Netty juga menyoroti perlindungan risiko yang harus mengikuti perubahan teknologi. Baterai merupakan komponen bernilai tinggi pada kendaraan listrik, sehingga aspek pertanggungannya perlu mendapat perhatian dalam perkembangan produk asuransi.
Catatan ini relevan bagi perusahaan tambang yang menghitung total biaya kepemilikan, bukan sekadar harga beli unit. Kerusakan baterai akibat medan kerja berat bisa menjadi pos biaya besar jika tidak masuk skema perlindungan yang memadai.
Tuntutan Pelanggan Truk yang Semakin Luas
Pakar teknologi truk Justinus Ade Sanjaya menilai kebutuhan pelanggan kendaraan komersial kini meluas. Produsen dan mitra penjualan dituntut memahami operasional pelanggan sejak pemilihan kendaraan hingga pemeliharaan dan pemantauan unit.
"Pelanggan membutuhkan mitra yang memahami bisnis secara menyeluruh, termasuk pemilihan peralatan, produktivitas, pemeliharaan, ketersediaan unit, pemantauan digital, serta kesiapan menghadapi perubahan teknologi dan tuntutan keberlanjutan," jelas Justinus.
Volvo FMX Edge dan Rangkaian 'Power Your Ambition'
Dalam rangkaian Mining Expo 2026, PT Indotruck Utama dan Volvo memperkenalkan Volvo FMX Edge serta menghadirkan sejumlah solusi untuk sektor pertambangan, konstruksi, dan logistik. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari kegiatan bertema 'Power Your Ambition' yang membawa pembahasan teknologi kendaraan lebih dekat dengan kebutuhan operasional di lapangan.
Yang perlu diperhatikan, bahan diskusi ini belum menyertakan angka konkret soal kapasitas baterai, jarak tempuh, maupun waktu pengisian unit truk listrik yang dimaksud. Untuk pembaca yang sedang menimbang investasi armada listrik, data teknis tersebut sebaiknya diminta langsung ke dealer atau mitra penjualan sebelum mengambil keputusan.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Beralih
- Kesiapan operator: pengemudi butuh pelatihan ulang untuk manajemen baterai dan pembacaan panel instrumen.
- Ketersediaan charging: infrastruktur harus dibangun sebelum unit didatangkan, bukan sebaliknya.
- Skema asuransi: pastikan baterai masuk dalam perlindungan risiko yang sesuai nilai komponennya.
- Dukungan mitra: pilih penjual yang menyediakan pemantauan digital dan pemeliharaan, bukan sekadar jual unit.