Pencarian

Terminal LNG Arun Jadi Pusat Bisnis Gassing Up and Cooling Down di Asia

Senin, 28 September 2026 • 13:49:01 WIB
Terminal LNG Arun Jadi Pusat Bisnis Gassing Up and Cooling Down di Asia
Kapal LNG bersandar di Terminal Arun, Lhokseumawe, Aceh, untuk menjalani layanan Gassing Up and Cooling Down.

NUSA TENGGARA BARAT — PT Perta Arun Gas (PAG) mencatat lebih dari 38 kapal LNG dari 15 perusahaan dunia memakai layanan Gassing Up and Cooling Down (GUCD) di Terminal Arun, Lhokseumawe, Aceh, sejak 2023 hingga 2026. Layanan ini menjadikan Terminal Arun pusat bisnis GUCD baru di Asia, yang sebelumnya hanya dikuasai Singapura. Sepanjang 2026, PAG telah menerima 18 kapal kargo dengan volume LNG aktual sekitar 70.000 m³.

LHOKSEUMAWE — Anak perusahaan PT Pertamina Gas (Pertagas) yang tergabung dalam Subholding Gas Pertamina itu memperkuat posisinya sebagai global integrated energy hub lewat layanan pengoperasian GUCD bagi kapal LNG internasional dan domestik. Langkah ini menandai pergeseran peta bisnis jasa LNG di kawasan, dari yang semula terpusat di Singapura ke Terminal Arun.

GUCD merupakan rangkaian pengoperasian untuk memastikan tangki kapal LNG berada dalam kondisi ideal dan aman sebelum memuat molekul LNG. Tangki kapal tidak bisa langsung diisi LNG begitu saja. Prosedur ini menjadi langkah keselamatan utama untuk menjaga ketahanan struktur tangki, mencegah bahaya akibat perubahan suhu drastis, serta menjamin kualitas muatan selama pengiriman.

Dari BP Singapore ke 15 Perusahaan Dunia

PAG pertama kali menerima pelanggan layanan GUCD pada 2023 dari BP Singapore dengan volume sekitar 4.900 m³ dan aktual molekul 115.060,000 Million British Thermal Unit (MMBTU). Kepercayaan pelanggan terus tumbuh.

Hingga 2026, PAG telah memasarkan jasa ini secara masif dan melayani lebih dari 38 kapal dari lebih dari 15 perusahaan dunia. Jumlah itu diproyeksikan terus bertambah setiap tahun.

Sepanjang 2026 saja, PAG telah menerima 18 kapal kargo dengan total volume LNG aktual sekitar 70.000 m³ dan aktual molekul sekitar 1,6 juta MMBTU. Memasuki September 2026, perusahaan terus memperluas lini bisnis dengan berbagai perusahaan LNG global.

Mengapa Terminal Arun Dilirik Kapal LNG Global

Fasilitas LNG Terminal Arun dan pengalaman operasional membuat PAG mampu menyediakan layanan GUCD dengan mengedepankan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE), keandalan fasilitas, operational excellence, serta kualitas pelayanan.

Pertumbuhan bisnis ini sejalan dengan strategi PAG mengoptimalkan fasilitas Terminal Arun dan memperluas portofolio kerja sama dengan pemain LNG global serta international counterparts.

President Director PAG Yan Syukharial menyampaikan bahwa pengembangan layanan GUCD merupakan bagian dari komitmen perusahaan mengoptimalkan aset Arun sekaligus memperkuat posisi sebagai penyedia layanan LNG terintegrasi.

"Layanan GUCD menjadi salah satu bentuk optimalisasi infrastruktur LNG Terminal Arun sekaligus wujud komitmen PAG dalam memberikan layanan yang aman, andal, dan berkualitas kepada para pengguna jasa," ujar Yan dalam keterangannya, Senin (28/9).

Potensi Pasar dan Rencana ke Depan

PAG menilai bisnis GUCD memiliki potensi besar. Yan menyebut, sebelumnya hanya Singapura yang menjadi pemain utama bisnis GUCD di Asia, tetapi kini Terminal PAG menjadi pusat baru bagi kapal LNG di Asia.

Peningkatan volume dan bertambahnya pelanggan menjadi momentum bagi PAG untuk meningkatkan utilisasi aset, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, dan meningkatkan keandalan fasilitas.

"Dengan begitu, Terminal LNG Arun dapat semakin berperan dalam mendukung kebutuhan LNG nasional maupun pasar internasional," tutup Yan.

Keberadaan layanan GUCD memperkuat peran Arun sebagai bagian dari pengembangan LNG Hub di kawasan Asia, yang sudah didukung fasilitas terminal, storage, jetty, serta infrastruktur LNG terintegrasi. Bagi PAG, kepindahan sebagian pangsa pasar GUCD dari Singapura ke Aceh membuka ruang pendapatan baru dari jasa bernilai tambah, bukan sekadar pengelolaan aset peninggalan terminal gas lama.

Follow www.lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks