Pencarian

Pemerintah Tolak Izin Konser Israel Houghton di Jakarta

Senin, 05 Oktober 2026 • 16:17:31 WIB
Pemerintah Tolak Izin Konser Israel Houghton di Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak mengizinkan konser Israel Houghton di Jakarta.

NUSA TENGGARA BARAT — Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah tidak akan mengizinkan konser musisi Amerika Serikat Israel Houghton di Indonesia. Penegasan itu disampaikan Yusril dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (5/10/2026), setelah berkoordinasi dengan Menko Polkam dan kepolisian. Hingga kini, belum ada permohonan izin maupun visa yang diajukan pihak panitia.

Yusril menyebut keputusan itu berlaku untuk rencana pertunjukan Israel Houghton bersama grup musik Israel and New Breed. Pemerintah, kata dia, sudah menutup pintu bagi pelaksanaan konser tersebut di Indonesia.

Sebelum mengumumkan sikap resmi, pemerintah melakukan penelusuran lokasi. Konser Israel Houghton semula dijadwalkan digelar di salah satu mal di Jakarta, lalu dibatalkan dan dipindahkan ke lokasi lain di ibu kota.

Belum Ada Permohonan Izin Masuk

Yusril memastikan tidak ada pihak yang mengajukan izin keramaian untuk konser tersebut. Temuan itu muncul setelah koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan serta kepolisian.

"Jadi kami setelah juga melakukan koordinasi dengan Menko Polkam, dengan kepolisian juga, dan dapat diketahui bahwa sampai hari ini pihak panitia sebenarnya belum pernah mengajukan izin untuk melakukan pertunjukan ini," kata Yusril.

Pemerintah juga menegaskan tidak akan memproses izin apa pun jika permohonan datang belakangan. Sejumlah tokoh sebelumnya meminta pemerintah membatalkan izin pertunjukan musik Israel Houghton.

"Jadi meskipun ada juga permintaan dari beberapa tokoh supaya pemerintah membatalkan izin pertunjukan musik ini, kami ingin tegaskan bahwa sampai hari ini belum pernah ada permohonan izin untuk melakukan pertunjukan itu di Jakarta," ujar Yusril.

Visa Belum Diajukan, Antisipasi Visa on Arrival

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan memantau pergerakan Israel Houghton. Sampai saat ini, belum ada permohonan visa yang masuk atas nama musisi asal Amerika Serikat tersebut.

"Begitu juga sampai hari ini kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang pada intinya menyatakan bahwa sampai hari ini belum ada permohonan visa yang diajukan oleh musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, tersebut," kata Yusril.

Pemerintah menyiapkan langkah pengamanan jika Israel Houghton tetap datang ke Indonesia. Salah satunya mengantisipasi kemungkinan ia masuk menggunakan visa on arrival.

"Dan kami juga sudah mengantisipasi kemungkinan kalau yang bersangkutan datang menggunakan visa on arrival," imbuh Yusril.

Dampak bagi Penyelenggara Konser

Sikap pemerintah ini menutup ruang bagi promotor yang ingin mendatangkan Israel Houghton ke pasar Indonesia. Penyelenggara konser di Tanah Air biasanya mengurus izin keramaian dan visa artis jauh sebelum hari pertunjukan.

Kasus ini juga menjadi acuan bagi promotor lain yang berencana mendatangkan musisi dengan latar belakang serupa. Koordinasi lintas kementerian dan kepolisian disebut menjadi bagian dari proses penilaian sebelum izin dikeluarkan.

Sampai konferensi pers berlangsung, tidak ada keterangan resmi dari pihak Israel Houghton maupun Israel and New Breed soal rencana konser di Jakarta.

Follow www.lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks