Pencarian

Telkomsel 5G untuk Traveling: Kecepatan hingga 250 Mbps dan Roaming di 200 Destinasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 • 16:18:02 WIB
Telkomsel 5G untuk Traveling: Kecepatan hingga 250 Mbps dan Roaming di 200 Destinasi
Telkomsel memposisikan jaringan 5G sebagai penopang konektivitas pengguna yang aktif berpindah lokasi.

NUSA TENGGARA BARAT — Telkomsel memposisikan jaringan 5G-nya sebagai penopang utama mobilitas pengguna yang bekerja dari mana saja atau traveling, dengan kecepatan unduh rata-rata 100–250 Mbps di area cakupan. Layanan ini beroperasi di frekuensi n40 (2.300 MHz) dan n1 (2.100 MHz), serta didukung paket roaming RoaMAX yang menjangkau lebih dari 200 destinasi internasional. Bagi pelaku bisnis digital dan pekerja mobile, kombinasi latensi rendah dan kapasitas koneksi besar menjadi nilai jual utama di pasar yang makin bergantung pada konektivitas.

Operator seluler Telkomsel menawarkan jaringan 5G sebagai solusi konektivitas bagi pengguna yang aktif berpindah lokasi, termasuk pekerja remote, food vlogger, dan wisatawan. Jaringan ini menyasar segmen work from anywhere (WFA) yang menuntut koneksi stabil saat mengakses aplikasi berbasis cloud, mengirim dokumen besar, atau menggelar virtual meeting dari lokasi non-kantor.

Kecepatan dan Cakupan Jaringan 5G Telkomsel

Telkomsel mengoperasikan 5G pada frekuensi n40 (2.300 MHz) dan n1 (2.100 MHz). Pada tahap peluncuran komersial pertama, sinyal 5G secara teori mampu memberikan kecepatan unduh hingga 400 Mbps untuk Orbit dan 750 Mbps untuk mobile.

Dalam praktiknya, pengalaman unduh rata-rata berada di kisaran 100–250 Mbps. Angka ini bergantung pada kualitas sinyal, kapabilitas perangkat 5G yang dipakai, dan kepadatan pengguna di lokasi tersebut.

Telkomsel menyebut dirinya sebagai operator dengan coverage 5G terluas di Indonesia. Jaringan ini tersedia di area cakupan khusus dan terbatas, bukan menyeluruh di semua wilayah.

Manfaat untuk Navigasi dan Kerja Remote

Latensi rendah menjadi keunggulan yang paling terasa saat traveling. Aplikasi navigasi seperti Google Maps atau App Maps dapat memperbarui rute, informasi kemacetan, dan lokasi transportasi umum secara instan tanpa lag.

Fitur peta berbasis Augmented Reality (AR) juga lebih lancar dijalankan karena latensi yang rendah. Pengguna bisa melihat arah jalan secara visual langsung dari layar smartphone.

Untuk pekerja remote, kecepatan unduh yang tinggi memangkas waktu tunggu saat mengunduh file besar atau mengakses aplikasi cloud. Kapasitas koneksi 5G yang lebih besar dibanding 4G membuat sinyal tetap kuat di titik-titik padat seperti bandara, stasiun, dan destinasi wisata populer.

Roaming 5G lewat Paket RoaMAX

Telkomsel menyediakan paket roaming RoaMAX yang sudah mendukung jaringan 5G di puluhan negara mitra. Menurut situs resmi Telkomsel, pengguna bisa menikmati kecepatan internet hingga 100 Mbps dengan jaringan 5G di negara-negara tersebut.

RoaMAX kini tersedia di lebih dari 200 destinasi internasional. Pengguna tidak perlu mengganti kartu SIM fisik, terutama jika perangkat sudah mendukung eSIM. Kecepatan internet tetap terjaga layaknya berada di jaringan dalam negeri.

Upload, Live Streaming, dan Kebutuhan Bisnis

Kombinasi unduh cepat, upload kencang, dan latensi rendah membuat 5G cocok untuk video call, live streaming, atau mengunggah foto dan video berukuran besar ke media sosial. Live streaming membutuhkan keempat elemen tersebut sekaligus, dan 5G menawarkan stabilitas yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya.

Di sektor bisnis, Telkomsel menyoroti pemanfaatan 5G untuk otomatisasi pabrik (smart factory), operasional tambang cerdas (smart mining), dan sistem logistik berbasis data real-time. Slogan "Dekatnya Nyata, Pintarnya Terasa" menjadi payung komunikasi Telkomsel untuk menyoroti komunikasi real-time, virtual event, hingga teknologi Augmented dan Virtual Reality.

Cara Menikmati Jaringan 5G Telkomsel

  1. Pastikan perangkat smartphone sudah kompatibel dengan jaringan 5G.
  2. Ganti kartu SIM ke jenis USIM (4G/5G) jika masih menggunakan SIM lama.
  3. Berada di area cakupan jaringan 5G Telkomsel.
  4. Jaringan 5G akan aktif secara otomatis tanpa pengaturan tambahan.

Ketersediaan 5G di area terbatas menjadi catatan penting bagi pengguna yang sering berpindah lokasi. Perangkat akan beralih ke jaringan 4G secara otomatis ketika berada di luar cakupan 5G, sehingga koneksi tetap berjalan meski kecepatan menyesuaikan.

Follow www.lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks