NUSA TENGGARA BARAT — Proses negosiasi antara Manchester City dan Barcelona mengenai transfer Rodri resmi dihentikan. Klub asuhan Pep Guardiola itu kini memilih untuk memprioritaskan perekrutan pemain muda potensial, Ayyoub Bouaddi, yang berposisi sebagai gelandang. Keputusan ini diambil di tengah bursa transfer yang berjalan dinamis.
Ayyoub Bouaddi adalah gelandang muda berkebangsaan Maroko yang saat ini membela klub asal Prancis, Lille. Namanya mulai mencuat berkat penampilan konsisten di Ligue 1, meski usianya masih sangat muda. City disebut telah memantaunya sejak lama dan siap mengajukan tawaran resmi.
Pemain berusia 19 tahun itu dikenal memiliki visi bermain yang matang dan distribusi bola yang akurat. Ia juga fleksibel dimainkan sebagai gelandang bertahan maupun box-to-box. Profil tersebut dinilai cocok dengan kebutuhan City untuk regenerasi lini tengah jangka panjang.
Barcelona sempat menunjukkan ketertarikan serius untuk memboyong Rodri ke Camp Nou. Namun, City menilai nilai permintaan dan struktur kesepakatan yang diajukan tidak sesuai dengan rencana mereka. Alih-alih berlarut-larut, manajemen memilih menarik diri dari meja negosiasi.
Rodri sendiri masih menjadi pilar utama di lini tengah City. Kontraknya yang panjang membuat klub tidak berada dalam posisi terdesak untuk menjual. Dengan dihentikannya pembicaraan ini, fokus City sepenuhnya tertuju pada perekrutan Bouaddi sebagai investasi masa depan.
Langkah ini menegaskan strategi City yang mulai beralih pada peremajaan skuad. Setelah beberapa musim mengandalkan pemain senior, mereka kini mulai melirik talenta muda dengan potensi jual tinggi. Bouaddi diharapkan bisa menjadi bagian dari inti tim dalam beberapa musim ke depan.
Bagi Barcelona, gagalnya negosiasi ini berarti mereka harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini tengah. Sementara itu, City dapat bergerak cepat mengamankan tanda tangan Bouaddi tanpa harus bersaing dengan klub lain yang juga tertarik. Langkah berikutnya tinggal menunggu kesepakatan resmi antara kedua klub.