Pencarian

Data Anak Masuk Dapodik Padahal Belum Sekolah, Begini Cara Cek dan Langkah yang Harus Dilakukan Orang Tua

Selasa, 11 Agustus 2026 • 07:31:01 WIB
Data Anak Masuk Dapodik Padahal Belum Sekolah, Begini Cara Cek dan Langkah yang Harus Dilakukan Orang Tua
Orang tua memeriksa data anak melalui laman NISN Kemendikbudristek untuk memastikan status keaktifan siswa.

NUSA TENGGARA BARAT — Bayangkan Bunda membuka situs resmi Kementerian Pendidikan dan menemukan nama anak yang masih berusia 3 tahun sudah terdaftar sebagai siswa PAUD yang tidak pernah Bunda kunjungi. Hal ini bukan sekadar cerita fiksi, melainkan pengalaman nyata yang dialami sejumlah orang tua dan ramai dibicarakan di media sosial, khususnya platform Threads.

Kasus ini memicu kekhawatiran soal keamanan data anak dan potensi penyalahgunaan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Lantas, apa sebenarnya yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Dapodik dan Mengapa Data Anak Bisa Masuk?

Dapodik adalah sistem pendataan skala nasional yang dikelola Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Sistem ini memuat data pokok sekolah, guru, dan siswa, termasuk Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Setiap anak yang terdaftar di lembaga pendidikan formal seperti PAUD, TK, SD, hingga SMA akan otomatis tercatat dalam sistem ini. Namun, masalah muncul ketika anak yang belum pernah mendaftar atau menginjakkan kaki di sekolah tertentu tiba-tiba sudah memiliki data sebagai siswa aktif.

Kronologi Temuan Orang Tua di Media Sosial

Seorang ibu dengan inisial N mengaku kaget saat memeriksa data anaknya yang berusia 3 tahun 9 bulan. Ia menemukan sang buah hati tercatat sebagai siswa di sebuah PAUD yang bahkan tidak pernah ia datangi. Padahal, anaknya belum bersekolah di mana pun.

"Bismillah izin karna lagi viral tentang nisn dapodik anak saya perempuan berusia 3 tahun 9 bulan bahkan belum sekolah dimanapun saya barusan cek di web nya GONGGG ternyata anak saya terdaftar di sebuah paud yang bahkan saya belum pernah kesana? apa jawaban kadernya sayang? mari kita baca.. data sepenting ini disalah gunakan untuk kepentingan mereka sendiri!," tulisnya dalam unggahan yang dikutip pada Senin (10/8/2026).

Kasus lain datang dari ibu berinisial V. Ia justru menemukan nama anaknya masih berstatus siswa aktif di sekolah lama, padahal sang anak sudah resmi pindah ke sekolah baru. "Baru rame soal anak asal dimasukan dapodik, karna pernasaran akhirnya aku cek jg data anakku. cringgg stasus anakku masih siswa aktif disekolah lama, padahal udah pindah ke sekolah baru. ini termasuk penyalahgunaan data jg ga ya?," tulis @vanixxxxx.

Bagaimana Cara Cek Data Anak di Dapodik?

Bunda bisa memeriksa apakah data si kecil sudah tercatat di Dapodik melalui situs resmi NISN di alamat nisn.data.kemdikbud.go.id. Berikut langkah mudahnya:

  • Buka laman tersebut melalui browser di ponsel atau komputer
  • Masukkan Nama Siswa, Tempat Lahir, Tanggal Lahir, dan Nama Ibu Kandung sesuai akta kelahiran
  • Isi kode captcha yang muncul, lalu klik tombol "Cari Data"
  • Sistem akan menampilkan data NISN, nama sekolah, dan status keaktifan siswa

Jika data tidak ditemukan, artinya anak belum terdaftar di lembaga pendidikan mana pun. Namun, jika muncul nama sekolah yang tidak pernah Bunda kenal, segera lakukan langkah penanganan.

Langkah yang Harus Dilakukan Jika Data Anak Disalahgunakan

Temuan data anak yang tidak sesuai prosedur ini patut diwaspadai karena berpotensi mengganggu pendataan pendidikan di masa depan. Jika Bunda mengalami hal serupa, berikut beberapa tindakan yang bisa diambil:

  • Hubungi sekolah yang tercantum dalam data Dapodik untuk meminta klarifikasi dan meminta mereka menghapus data anak Bunda
  • Laporkan temuan ini ke Dinas Pendidikan setempat agar ditindaklanjuti oleh pengawas pembina
  • Simpan bukti tangkapan layar (screenshot) hasil pengecekan sebagai dokumentasi
  • Ajukan permohonan perbaikan data atau penghapusan melalui operator Dapodik di sekolah terkait

Kemendikbudristek sendiri memiliki kanal pengaduan yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melaporkan dugaan penyalahgunaan data ini. Pengawasan ketat dari orang tua menjadi kunci utama agar data buah hati tidak dimanfaatkan untuk kepentingan sepihak.

Mengapa Kasus Ini Penting untuk Diwaspadai?

Data kependudukan dan pendidikan adalah dokumen penting yang memengaruhi masa depan anak. Jika namanya tercatat di sekolah yang salah, bisa timbul masalah saat anak hendak mendaftar ke jenjang pendidikan berikutnya, seperti ketidakcocokan riwayat pendidikan atau NISN ganda.

Bunda perlu rutin memeriksa data pendidikan anak, terutama saat mendekati tahun ajaran baru. Langkah kecil ini bisa mencegah masalah besar di kemudian hari.

Kasus ini juga menjadi pengingat bahwa perlindungan data pribadi anak adalah tanggung jawab bersama. Selalu simpan dokumen penting seperti akta kelahiran dan kartu keluarga di tempat aman, dan jangan ragu mempertanyakan jika ada pihak yang meminta data anak tanpa kejelasan kepentingan.

Follow www.lensasumbawa.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: haibunda.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks