MATARAM — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) intensif masih berlangsung di perairan Selat Lombok menyusul kebakaran yang melanda KMP Putri Yasmin pada Rabu pagi. Kapal tersebut diketahui sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, saat api pertama kali dilaporkan muncul.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan bahwa prioritas utama tim gabungan saat ini adalah keselamatan jiwa seluruh penumpang dan awak kapal. "Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigit Inflatable Boat (RIB), dan Rigit Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian," ujarnya.
Bantuan dari Bali: Helikopter dan KN SAR Arjuna Dikerahkan
Mengingat situasi darurat, koordinasi lintas wilayah langsung dilakukan. Kantor SAR Denpasar turut mengerahkan KN SAR Arjuna untuk mempercepat proses evakuasi di lokasi kejadian. Selain itu, helikopter dari SGi Air Bali diterjunkan untuk melakukan pemantauan yang lebih luas melalui udara, guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal di sekitar titik kebakaran.
Sinergi Lintas Instansi di Lokasi Kejadian
Operasi SAR ini tidak berjalan sendiri. Berbagai unsur terlibat dalam proses evakuasi, mulai dari KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, hingga Syahbandar Pelabuhan Lembar. Kapal yacht milik masyarakat setempat juga ikut serta membantu menjangkau area yang sulit dilalui kapal besar.
Keterlibatan elemen masyarakat dan kapal niaga di sekitar lokasi menjadi faktor penting dalam percepatan penanganan. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih berada di lokasi kejadian untuk melaksanakan proses evakuasi terhadap seluruh penumpang dan kru kapal.
Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti penumpang maupun penyebab pasti kebakaran. Pihak terkait masih fokus pada upaya penyelamatan jiwa sebelum melakukan investigasi lebih lanjut terhadap insiden di jalur penyeberangan padat yang menghubungkan Pulau Bali dan Pulau Lombok ini.